METRO24JAM.ID – Warga Kelurahan Madras Hulu mengeluhkan drainase di Jalan Jenggala dan beberapa ruas jalan di Kelurahan Madras Hulu Kecamatan Medan Polonia.
Selain tersumbat, banyak rumah warga yang tak memiliki septy tenk (bak tinja). Ini juga yang menyebabkan drainase tidak lancar.
“Banyak ta* manusia di saluran drainasenya, bang,” kata warga disana, Selasa (28/10/2025).
Anehhya, Lurah Madras Hulu M Taufik, tak peduli sama sekali akan permasalahan tersebut.
“Makanya kami minta sama Wali Kota Medan yang terhormat Pak Rico Waas, agar segera mencopot Lurah M Taufik. Kerjanya gak becus, gak peduli sama sekali sama warganya,” ucap warga yang lain.
“Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, drainase banyak tidak lancar, contohnya seperti di Jalan Jenggala,” sebut seorang warga.
Karena Lurah tak peduli, warga akhirnya mengadu ke UPT SDABMBK. Setelah dilakukan pengecekan ternyata ditemukan beberapa rumah yang tidak memiliki septy tenk.
Alhasil banyak limbah berupa tinja (kotoran manusia) bertebaran di saluran drainase. Pekerjaan pembersihan saluran drainase akhirnya dihentikan karena tidak ada peninjauan langsung dari Lurah Madras Hulu M Taufik SE.
“Dampaknya tentu sangat buruk kepada warga, juga sangat amat mengganggu aktivitas kami karena saluran drainasenya tersumbat dan menjijikkan. Banyak kotoran manusia,” sebutnya.
Apa respon Lurah soal keluhan warganya? Lurah Madras Hulu Taufik, hingga Senin kemarin, belum merespon upaya konfirmasi media. (rel/hidayat ahmad)






